Featured on Merdeka.com (June 19, 2017) – Kartu digital mulai diperkenalkan di Indonesia

TaDa Card adalah kartu baru yang diperkenalkan di Indonesia dan diluncurkan oleh giftcard.co.id. Kartu ini berbeda dengan kartu belanja lainnya seperti kartu Alfamart, Carrefour dan lain sebagainya.

CEO dan founder giftcard.co.id Antonius Taufan mengatakan kartu ini berbeda karena merupakan kartu digital pertama di Indonesia. Kartu ini bisa digunakan untuk belanja di merchant yang terdaftar, melakukan donasi serta bisa ditukar dengan uang cash.

“Ini kartu bisa memail delivery, gift card via email. Jadi kalau voucher hilang tengah jalan, bisa diblok,” ucap Antonius dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/6).

Kartu ini lebih banyak digunakan sebagai kartu hadiah dan banyak juga digunakan oleh perusahaan. Kartu ini juga tidak mempunyai waktu kadaluarsa. “Pengguna bisa blokir kartu. Corporate memakai karena tidak ada waktu expired dan memudahkan belanja secara online,” jelasnya

Untuk pembelian kartu, pihaknya menjual dengan harga Rp 100.000 per kartu dan nominal isi maksimal Rp 3 juta. Cara aktivasi kartu, bisa langsung dilakukan lewat internet dengan membuka giftcard.co.id. Setelah membuka situs tersebut, pengguna tinggal memasukkan nomor voucher serta pin di belakang kartu.

Setelah log in secara online, maka pengguna kartu bisa langsung belanja, apakah itu membeli voucher Carrefour, Hypermart, Foodmart, Giant dan lain sebagainya. Kartu belanja itu akan diantar ke rumah tanpa dipungut biaya.

“Voucher Carrefour misalnya ini bisa dikirim tanpa ongkos pengiriman. Kalau donasi nanti akan terima ucapan terimakasih,” jelasnya.

Kartu ini juga bisa diuangkan dan akan ditransfer langsung kepada nomor rekening yang didaftarkan. Namun transfer uang baru bisa dilakukan setelah satu minggu proses online. Hal ini dilakukan agar pengguna merasa aman bahkan ketika kartu tersebut hilang.

“Kalau transfer tunai ada biaya administrasi 9 persen. Ini value perusahaan kita,” tutupnya.

 

Source: https://www.merdeka.com/uang/kartu-digital-mulai-diperkenalkan-di-indonesia.html